AMBUBERAS

simple life, great happiness
linxspiration:

blazepress:

Chinese doctors bowing down to a 11 year old boy diagnosed with brain cancer who managed to save several lives by donating his organs to the hospital he was being treated in shortly before his death.

Respect.

linxspiration:

blazepress:

Chinese doctors bowing down to a 11 year old boy diagnosed with brain cancer who managed to save several lives by donating his organs to the hospital he was being treated in shortly before his death.

Respect.

FIRASAT

Bagiku sendiri, kederajatan manusia yang lebih tinggi dibandingkan makhluk Tuhan lainnya di bumi bukan hanya terletak di akal, tapi juga firasat. Sebenarnya hewan pun punya, mereka pergi – lari turun terbirit ketika sebuah gunung api mau menyembur. Firasat itu alami, terprogram, dan cenderung mengkodrat ke insting. Manusia lebih acak dari itu. Bayangkan, ketika kamu dipertemukan dengan tanda yang bukan hanya tidak terencana, tapi juga belum pernah ada. Kamu akan bingung meletakkan tanda itu di sebelah mana. Lalu ketika tanda itu selalu berulang, kamu akan semakin kalut karena kamu tidak pernah punya niatan untuk mencarinya. Datang begitu saja dengan pengulangan, yang tidak konstan tapi terus-menerus datang.

Tidak jarang, tanda berulang membuat hati tidak nyaman. Selalu gelisah, meskipun tanda itu belum tentu buruk nantinya. Itulah pula sisi kelemahan manusia, bisa cemas.  Karena diciptakan -yang berarti memiliki Pencipta- maka manusia bersifat lemah dan menghamba. Mereka tak mampu menarik kesimpulan dari tanda-tanda itu. Manusia hanya diciptakan untuk menduga, dan dalam tahap yang lebih kuat maka akan sampai ke tingkat meyakini. Namun sekuat apapun satu keyakinan, manusia nirkuasa untuk menentukan hasil akhirnya.